Syarat Menjadi Pilot Di Indonesia Itu Ribet Loh!

Syarat Menjadi Pilot Di Indonesia Itu Ribet Loh!

pilot pesawat terbang

Kamu punya cita-cita menjadi pilot profesional? Apa saja syarat menjadi pilot?

Di sini kita akan mengupas tuntas syarat-syarat apa saja yang harus kamu penuhi untuk menjadi seorang pilot. Mencakup syarat dasar dan syarat masuk sekolah pilot. Baca sampai habis ya!

Pilot termasuk salah satu profesi yang paling banyak diminati oleh banyak orang karena selain bisa keliling dunia dan terlihat keren, profesi ini juga menawarkan gaji yang tinggi.

Bahkan, gaji pilot senior bisa mengalahkan gaji presiden! Terdengar hebat bukan?

Meskipun virus corona membuat banyak rute penerbangan dibatalkan dan dunia penerbangan menjadi lebih senyap, namun setelah melewati ujian ini, industri penerbangan akan kembali pulih dan permintaan akan pilot pesawat komersil akan kembali melonjak.

Persiapkan Dirimu

Mengingat kebutuhan pilot akan kembali berjalan normal, ada baiknya kamu mulai menggali informasi tentang syarat-syarat menjadi pilot dan mencari tau lokasi pendidikan apabila mau sekolah pilot kuliah dimana.

Nah untuk syarat manjadi pilot sebenarnya ada dua jenis, pertama adalah syarat dasar yang ditetapkan oleh negara di mana sekolah penerbangan itu berada.

Misalnya, di Indonesia mengacu pada Civil Aviation Savety Regulation (CASR) yang ditetapkan oleh Departemen Perhubungan dari Kementerian Perhubungan RI.

Sedangkan di negara lain, misalnya Filipina memiliki Civil Aviation Authority of The Philliphines (CAAP).

Dan kedua tentu saja, ada beberapa persyaratan teknis yang berbeda dengan CASR yang dimiliki Indonesia.

Beberapa Jenis Lisensi Pilot

Pada dasarnya, siapa pun yang telah mendapatkan lisensi penerbangan adalah seorang pilot dan bisa melamar di berbagai maskapai penerbangan. Iya, itu karena lisensi merupakan kuncian.

Lisensi penerbangan jadi syarat utama seseorang diperbolehkan mengemudikan pesawat terbang.

Ada berbagai lisensi yang harus didapatkan oleh seorang pilot, pertama ada Student Pilot License (SPL). Lisesnsi ini diperlukan siswa flight academy untuk latihan mengemudikan pesawat terbang.

Kedua ada Private Pilot License (PPL) untuk menerbangkan pesawat secara pribadi. Dan ketiga adalah Certified Flight Instructor (CFI) untuk menjadi instruktur di sekolah penerbangan.

Setiap jenis lisensi ini memiliki standar minimal jam terbangnya sendiri.

Jenis-jenis Lisensi

Student Pilot License akan kamu dapatkan setelah melewati ujian di akhir Ground School (masa ketika kamu belajar teori-teori penerbangan selama kurang lebih 4 bulan).

Private Pilot License akan kamu dapatkan setelah mendapat 60 jam terbang. Sedangkan Commercial Pilot License dapat kamu kantongi setelah mendapat 200 jam terbang.

Jumlah minimal jam terbang di tiap lisensi tersebut bisa berbeda-beda mengikuti standar jam terbang yang dipakai setiap negara.

Nah, untuk mendapatkan beberapa lisensi ini, kamu harus masuk dan lulus dari sekolah pilot dulu. Sedangkan, sekolah pilot juga memiliki syarat-syarat tersendiri bagi calon siswanya.

Setiap sekolah pilot, baik yang dikelola oleh badan pemerintah mau pun maskapai penerbangan dan swasta, memiliki syarat masuk yang berbeda-beda. Ini merupakan kebijakan setiap sekolah. Standar yang diminta pun berbeda-beda.

Inilah yang harus kamu pahami apabila hendak menjadi pilot pesawat terbang. Jangan termakan kabar burung yang belum tentu valid mengenai syarat-syarat menjadi pilot. Misalnya, mata tidak boleh minus, gigi tidak boleh bolong dan sebagainya.

Ikuti saja aturan dasarnya kemudian cari tau flight academy mana yang hendak kamu masuki serta apa saja syarat-syarat yang diberlakukan di sana. Baiklah, mari kita ulas satu per satu syarat-syarat menjadi pilot ya!

Syarat Dasar Menjadi Pilot

Syarat-syarat menjadi pilot dan hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjadi pilot
Sumber gambar: pixabay.com

Apa saja syarat-syarat dasar menjadi seorang pilot? Berikut ulasannya.

Minimal Berusia 17 Tahun / Lulus SMA

Secara umum, sekolah pilot di Indonesia menganut peraturan dasar CASR, di mana usia minimal calon siswa sekolah pilot adalah 18 tahun. Usia ini mengacu pada usia setelah lulus SMA/sederajat. Ada sekolah pilot yang mengharuskan calon siswanya berasal dari jurusan IPA di SMA. Tetapi, itu hanya berlaku di STPI (Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia).

Selain dari itu, kamu masih punya peluang besar masuk flight academy dan menjadi pilot. Fliteline Aviation Indonesia misalnya, kami menerima siswa calon penerbang tanpa dibatasi maksimal usia tertentu. Asalkan telah berusia 17 tahun dan memiliki tekad kuat untuk melalui berbagai pelatihan penerbangan terbaik di sekolah kami, kamu bisa masuk ke sekolah kami.

Karena bagi kami, pada dasarnya syarat usia itu diberlakukan untuk memenuhi kualifikasi ketika hendak mengambil lisensi tertentu. CPL misalnya, minimal usia untuk mengambil lisensi ini adalah 18 tahun. Dan tidak ada batas maksimal usia tertentu untuk mengambil lisensi ini.

Selain usia, salah satu yang berkaitan dengan hal ini adalah jenis pendidikan formal. Ada yang risau karena bukan lulusan SMA, tetapi memiliki cita-cita menjadi pilot. Frequently asked question, apakah lulusan SMK bisa menjadi pilot? BISA! Ada banyak sekolah pilot yang tidak mengharuskan calon siswanya berasal dari lulusan SMA.

Baca  Sekolah Pilot di Indonesia Incaran Lulusan SMA

Kami misalnya. Pendidikan formal sebelumnya tidak menjadi syarat penting di sekolah kami. Karena pada dasarnya, fasilitas pelatihan yang memadai dan instruktur terbaik kamilah yang akan melatih calon siswa kami menjadi pilot profesional dan andal.

Syarat Menjadi Pilot Profesional: Harus Bisa Berbahasa Inggris

siswa sekolah pilot di Indonesia harus memenuhi persyaratan cakap berbahasa inggris
Sumber gambar: unsplash.com

Syarat menjadi pilot selanjutnya adalah menguasai Bahasa Inggris. Bahasa internasional ini adalah basic skill dalam profesi pilot. Baik di sekolah pilot maupun di maskapai penerbangan, kemampuan berbahasa Inggris tidak dapat ditawar atau diganggu gugat. Di sekolah pilot, semua pembelajaran termasuk buku-buku literatur akan diberikan dalam Bahasa Inggris.

Hal ini untuk mempersiapkan lulusan sekolah pilot agar dapat melakukan tugas profesinya dengan baik. Semua unsur yang ada dalam dunia penerbangan dan profesi pilot dilakukan dalam Bahasa Inggris. Misalnya, berkomunikasi dengan ATC (Air Traffic Controller) saat melakukan penerbangan.

Pilot Tidak Perlu Jago Berbahasa Ingrris

Tetapi tenang saja, untuk menjadi siswa flight academy, pada dasarnya tidak perlu kemampuan berbahasa Inggris yang sangat paripurna. Kamu bukan mahasiswa Sastra Inggris yang harus mempelajari seluruh elemen dalam bahasa tersebut. Tetapi tentu saja apabila kemampuan berbahasa Inggrismu sudah baik, itu akan menjadi bekal yang bagus.

Kamu tidak harus menguasai semuanya sekaligus, bisa kamu lakukan secara perlahan. Benarkah begitu? Apakah ada sekolah pilot yang memiliki kebijakan seperti itu?

Sebagian besar sekolah pilot di Indonesia memang menetapkan standar bahasa Inggris dengan nilai TOEFL atau TOEIC yang cukup tinggi. Tetapi bukan berarti tidak ada yang memberi kemudahan regulasi untuk menjadi siswa di sekolah penerbangan.

Kami tidak mengatakan bahwa profesi pilot tidak membutuhkan kemampuan Bahasa Inggris yang memadai. Tetapi itu tidak harus dipenuhi sejak awal menjadi siswa. Bisa dilakukan selama masa pelatihan. Apalagi kalau kamu sekolah di luar negeri. Lingkungan di luar negeri juga Flight Instructor-nya akan memudahkan kamu untuk menguasai bahasa ini.

Fliteline Aviation Indonesia dapat menjadi salah satu pilihanmu. Kami tidak mengacu pada peraturan pengelolaan sekolah pilot dari Indonesia yang cenderung berbelit-belit dan mempersulit seseorang meraih cita-citanya sebagai pilot.

Baca lebih lanjut tentang keunggulan kami di sini ya.

Fliteline Aviation Indonesia berbasis di Filipina dan regulasi pengelolaan sekolahnya mengacu pada Amerika Serikat. Sehingga, syarat menjadi pilot secara fisik yang tidak fundamental seperti tinggi badan dan asal sekolah, tidak akan menghalangi seorang siswa flight academy untuk mencapai cita-citanya.

Lolos Tes Kesehatan Untuk Memastikan Kesehatan Penerbang

Salah satu syarat menjadi pilot adalah mendapatkan sertifikat kesehatan
Sumber gambar: kellogg.edu

Syarat menjadi pilot berikutnya adalah kamu harus memiliki badan yang sehat. Oleh karenanya, kamu harus senantiasa menjaga kesehatan tubuhmu. Syarat ini kamu perlukan nantinya untuk lolos tes kesehatan penerbang (Medical Examination—disingkat MEDEX). Di Indonesia, tes kesehatan penerbang ini dilakukan di Balai Kesehatan Penerbangan (Hatpen) yang ada di Kemayoran.

Tes Kesehatan Penerbang atau MEDEX ada beberapa tingkatan, yaitu first class, second class, dan third class. First class diperuntukkan bagi seseorang yang akan mengambil Commercial Pilot License, tes kesehatannya dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Second class untuk Private Pilot License dan tes kesehatannya dilakukan setiap setahun sekali. Serta, third class untuk Student Pilot License.

Ada berbagai bias info yang beredar mengenai syarat-syarat untuk mendapatkan sertifikat kesehatan, salah satu syarat menjadi pilot. Akan kami jelaskan berikut ini.

Syarat Menjadi Pilot Tidak Boleh Bertindik Dan Bertato?

Sekolah Pilot Indonesia tidak memperbolehkan siswanya bertato
Sumber gambar: pixabay.com

Syarat ini tidak mutlak. Hanya sekolah pilot Indonesia yang menetapkan regulasi ini. Sekolah-sekolah pilot di luar negeri seperti Amerika Serikat, Australia, dan Filipina tidak menetapkan aturan ini. Tato dan tindik bukan penghalang seseorang untuk mengemudikan pesawat terbang.

Kenapa di Indonesia ada aturan ini? Barangkali karena Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan adat ketimuran, sehingga masih ada stigma-stigma terhadap hal-hal seperti tindik, tato, minuman beralkohol dan semacamnya.

Di Indonesia, orang bertindik dan bertato dianggap sebagai orang yang kurang baik, menyimpang, dan cenderung melawan hukum alias bertindak kriminal. Meskipun kenyataannya belum tentu demikian. Jadi, kalau kamu memiliki tato dan punya cita-cita menjadi pilot, pilihanmu adalah sekolah di luar negeri.

Untuk Masuk Sekolah Pilot, Gigi Tidak Boleh Bolong, Mata Tidak Boleh Minus, Plus dan Buta Warna?

Test kesehatan mata adalah salah satu unsur tes kesehatan penerbang
Sumber gambar: pixabay.com

Frequently asked question, apakah seorang pilot profesional tidak boleh berkaca mata? Jawabannya: boleh. Tetapi, kebanyakan sekolah pilot di Indonesia menetapkan aturan bahwa siswa sekolah pilot tidak boleh memiliki mata minus, plus, dan buta warna. Sama sekali tidak dapat diganggu gugat. Tetapi setelah mendapatkan lisensi dan menjadi pilot, diperbolehkan menggunakan kacamata.

Kebijakan tersebut tidak diatur di negara-negara lain. Artinya, segala hal yang memungkinkan seseorang lolos tes kesehatan penerbang, itulah yang menjadi standar. Dan lolos tes kesehatan penerbang bukanlah sesuatu yang tidak dapat diusahakan sama sekali (bersifat given). Inilah salah satu perbedaan sekolah penerbangan di Indonesia dengan di negara lain.

Misalnya, di Indonesia secara umum, siswa datang harus dalam kondisi paripurna. Tetapi di negara lain tidak demikian. Apabila kamu memiliki kekurangan seperti mata minus, plus dan buta warna, kita akan melihat terlebih dahulu seberapa parah dan apakah dapat ditoleransi. Kalau tidak bagaimana? Tentu akan diusahakan oleh sekolah.

Gigi bolong? Ya ditambal saja. Mata minus, plus? Dilihat dulu, memang ada maksimal toleransi. Kalau masih bisa ditoleransi, ya bisa saja lolos tes kesehatan penerbang. Bagaimana dengan buta warna? Asalkan bukan buta warna total, maka masih bisa diatasi.

Syarat Menjadi Pilot, Tinggi Minimal 160 cm?

Seleksi masuk sekolah pilot Indonesia salah satunya adalah tinggi badan
Sumber gambar: unsplash.com

Ini adalah salah satu syarat menjadi pilot yang ditetapkan di hampir seluruh sekolah pilot di Indonesia. Kalau kamu hendak sekolah pilot di Indonesia, maka aturan ini harus kamu ikuti. Kurang sedikit tidak masalah. Beberapa sekolah masih memberikan toleransi.

Baca  Sekolah Pilot Terbaik Untuk Gapai Cita-Citamu

Tapi mayoritas flight academy di luar negeri tidak mengatur batasan tinggi badan. Kenapa demikian? Karena tinggi badan hanya sebagai syarat administratif saja. Bahkan Jessica Cox, seorang perempuan yang tidak memiliki 2 lengan saja bisa mengemudikan pesawat terbang. Jadi, tinggi badan juga seharusnya tidak membuat seseorang terhalangi dari impiannya menerbangkan pesawat bukan?

Jadi Pilot Tidak Perlu Tinggi

Oke, itu tadi adalah informasi-informasi yang bisa ada dalam dunia sekolah penerbangan. Lalu apa yang pasti untuk bisa lolos tes kesehatan penerbang (MEDEX)? Catat baik-baik ya. Satu hal yang sama sekali tidak boleh kamu lakukan adalah mengonsumsi obat-obatan terlarang seperti narkotika dan narkoba. Hal itu mutlak. Karena di manapun kamu melakukan tes kesehatan, obat-obatan itu tidak bisa menipu hasil tes, pasti akan ketahuan.

Jadi, buat kamu yang merasa memiliki kekurangan fisik—yang sebenarnya juga tidak seberapa—seperti yang sudah kita sebutkan tadi, misalnya gigi bolong, mata minus dan lain lain, kamu tidak perlu risau.

Syarat-syarat seperti itu tidak perlu terlalu kamu pusingkan. Tak jarang, orang yang bermata minus atau bergigi bolong atau bahkan tingginya kurang sedikit, bisa melewati ujian dan lolos menjadi siswa di sekolah pilot. Syarat tinggi 160 cm itu misalnya, kalaupun kurang sedikit, tidak masalah. Ini hanya standar tinggi untuk mencapai kabin pesawat terbang.

Intinya, kekuranganmu bukan akhir dari segalanya. Kalau merasa punya kekurangan si satu sisi, kamu harus menutupinya dengan kelebihan di sisi yang lain. Jika kamu memang memiliki cita-cita menjadi seorang pilot, pupuklah keinginan dan tekadmu.

Pantang mundur dan jangan mudah goyah. Sebab, ini hanyalah salah satu dari sekian banyak ujian yang harus kamu hadapi. Dalam perjalanan untuk mencapai cita-cita itu, kamu masih harus menghadapi banyak rintangan lainnya. Oleh karena itu, ketahanan mental adalah satu hal yang wajib kamu miliki ya!

Banyak Sekolah Pilot Membuat Aturan Sendiri

Tidak ada sesuatu yang pasti di dunia ini. Satu-satunya yang pasti adalah ketidakpastian itu sendiri. Pada dasarnya, untuk menjadi pilot, kamu harus bersaing, berkompetisi dengan banyak orang lain yang juga memiliki cita-cita yang sama.

Setiap orang memiliki kekurangan. Tapi, kekurangan kecil tidak akan dilihat apabila kamu memiliki kompetensi yang lebih besar. Percayalah pada usahamu, karena seperti kata pepatah: usaha tidak akan menghianati hasil.

Tetapi bukan berarti kamu jadi sembrono dengan tubuhmu. Kamu tetap harus menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya. Karena itu tetap akan menjadi nilai plus untuk kamu. Ada sekolah-sekolah pilot yang menambahkan syarat mata tidak boleh minus dan sebagainya. Tapi itu adalah kebijakan sekolah.

Maka,  bagi kamu yang memiliki kesehatan paripurna, itu merupakan salah satu keuntungan karena kamu bisa memilih sekolah pilot manapun yang menggunakan aturan kesehatan yang ketat untuk kamu masuki.

Bagi yang memiliki kekurangan, jangan berkecil hati. Di Indonesia ada ribuan sekolah pilot yang bisa kamu masuki. Kamu tinggal menyesuaikan dengan aturan-aturan mereka. Sekolah pilot di luar negeri juga bisa menjadi pilihan buat kamu.

Syarat Masuk Sekolah Pilot 

Syarat masuk ke sekolah pilot
Sumber gambar: sekolahpilotfilipina.com

Oke, setelah mengetahui dan memahami syarat dasar untuk menjadi pilot, kemudian kamu perlu mengetahui pula syarat masuk sekolah pilot pilihanmu. Perhatikan dan pertimbangkan dengan baik sekolah pilot mana yang akan kamu masuki.

Sekolah Pilot Di Indonesia Banyak Syarat

Sekolah pilot di Indonesia tidak masalah. Biayanya bervariasi dan relatif lebih terjangkau. Tetapi kamu harus mematuhi persyaratan-persyaratannya yang cukup ketat seperti yang sudah kami sebutkan tadi.

Selain itu, kamu juga hanya bisa mendapatkan lisensi untuk terbang di dalam negeri. Tapi kamu masih bisa konversi kalau mau dapat izin terbang di luar negeri, untuk menjadi pilot maskapai penerbangan di luar negeri misalnya.

Sekolah Pilot Diluar Indonesia Tidak Banyak Syarat

Tetapi, beda cerita kalau kamu kuliahnya di luar negeri. Banyak keuntungan yang akan kamu dapatkan yang tidak akan bisa kamu dapatkan jika sekolah pilot di dalam negeri.

Mulai regulasi yang lebih bersahabat, kemampuan berbahasa Inggris lebih meningkat karena sehari-hari menggunakan bahasa tersebut dan tidak ada buku teks yang tidak berbahasa Inggris, skill penerbangan yang lebih terasah karena faktor kemudahan regulasi tadi hingga lisensi pilot yang bisa digunakan di beberapa negara.

Tapi okelah, mari kita bahas syarat-syarat apa saja yang harus kamu siapkan untuk lolos seleksi masuk sekolah pilot.

Syarat Fisik Tiap Sekolah Pilot Punya Kebijakannya Masing-Masing

Syarat fisik dalam tes masuk sekolah penerbangan
Sumber gambar: unsplash.com

Sebenarnya ini tidak perlu saya ulas lagi ya. Tapi tidak masalah, akan saya jelaskan lagi agar kamu bisa memahaminya dengan utuh.

Oke, di syarat-syarat menjadi pilot secara dasar tadi, kita sudah ulas ada 3 hal yang harus kamu penuhi, yaitu usia (untuk mengambil lisensi penerbangan, ini beda-beda antara sekolah penerbangan di Indonesia dengan di luar), bahasa (kemampuan Bahasa Inggris yang baik akan membantu siswa dalam pendidikannya, tapi bisa juga dipelajari ketika Ground School, yaitu masa awal pendidikan sebelum mengambil lisensi), dan lulus tes kesehatan penerbang (MEDEX).

Jadi Pilot Tidak Usah Tinggi

Nah, sebenarnya di syarat-syarat dasar saja sudah ada beberapa perbedaan. Tidak semua pendidikan penerbangan di dunia menetapkan syarat dasar yang sama. Oleh karenanya, syarat-syarat tambahan yang diatur oleh sekolah pilot juga semakin bervariasi.

Di mana letak perbedaannya? Banyak. Kalau kamu ingin tahu secara spesifik tentang syarat-syarat setiap sekolah penerbangan, kamu bisa mencari tulisan lain yang mengupas tuntas tentang hal itu. Di sini, kita akan bahas secara garis besar saja. Karena kalau spesifik, kita perlu ulas di tulisan tersendiri.

Misalnya tentang syarat menjadi pilot secara fisik. Tiap flight academy punya kriteria yang berbeda-beda. Untuk tinggi badan saja, ada yang memperbolehkan kurang dari 160 cm. Ada yang harus minimal 165 cm. Secara umum, jika kamu ingin mengambil pendidikan pilot di Indonesia, syarat tinggi badannya untuk perempuan minimal 160 cm dan laki-laki 165 cm. Di beberapa sekolah penerbangan boleh kurang sedikit.

Baca  Sekolah Penerbangan Bisa Jadi Pilihan Tepat!

Menjadi seorang pilot itu sebenarnya mudah, dari perspektif syarat-syarat dan administratif. Tapi itu tergantung sekolahnya. Kalau regulasi yang dipakai agak ketat ya begitulah, tidak lagi bisa dikatakan mudah.

Syarat Masuk ke Sekolah Pilot, Skor TOEFL/TOEIC Harus Tinggi?

Syarat masuk sekolah pilot Indonesia adalah memiliki sertifikat TOEFL/TOEIC dengan skor yang tinggi
Sumber gambar: jeduka.com

Untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seorang calon pilot, mayoritas sekolah pilot di Indonesia memberi syarat masuk berupa skor TOEFL atau TOEIC tertentu. Ada berbagai rentang nilai yang digunakan sebagai kriteria minimal di sekolah-sekolah penerbangan Indonesia.

Secara umum, standar skor TOEFL dan TOEIC adalah 400 dan 600. Tetapi, detailnya bermacam-macam. Karena ini adalah kewenangan setiap sekolah untuk menentukan.

Ketika Lulus Sekolah Pilot Di Filipina Pasti Bisa Berbahasa Inggris

Tetapi, hal itu berlaku di Indonesia. Di luar negeri seperti Filipina tidak. Mereka tidak menetapkan standar nilai TOEFL atau TOEIC dan tidak meminta sertifikat TOEFL atau TOEIC juga. Kenapa? Karena selama pelatihan, secara alami setiap siswa flight academy akan berusaha untuk memahami instrukturnya—yang 100% menggunakan Bahasa Inggris.

Terlebih lagi, sebelum bisa mengambil sertifikat PPL (Private Pilot License)-nya, siswa flight academy harus melampirkan sertifikat ELP (English Languange Program). Jadi, ketika lulus bisa dipastikan kemampuan Bahasa Inggrisnya sudah memadai.

Tes Akademik, Salah Satu Unsur Seleksi Masuk Sekolah Pilot

Tes Akademik adalah salah satu seleksi masuk sekolah pilot Indonesia
Sumber gambar: unsplash.com

Oke, ini juga variasi lain dari syarat yang ditetapkan oleh sekolah pilot kepada calon siswanya. Hampir semua sekolah pilot Indonesia mengadakan tes akademik sebagai salah satu rangkaian tes masuk sekolah tersebut. Tidak semuanya, tapi mayoritas begitu.

Selama ini, opini yang berkembang mengenai profesi penerbang adalah untuk mempelajari berbagai teori penerbangan di sekolah pilot, kemampuan Matematika dan Fisikanya harus bagus. Oleh karenanya, sekolah penerbangan yang dikelola pemerintah hanya memilih calon siswa lulusan SMA dari Jurusan IPA.

Sebelum kita mengulas apakah semua sekolah penerbangan di dunia menerapkan tes ini sebagai salah satu syarat masuknya, kita ulas dulu seberapa penting sih tes akademik ini. Sebenarnya, kemampuan Matematika dan Fisika di sekolah pilot itu tidak terlalu dominan diperlukan. Maksud saya, ya itu diperlukan agar kamu bisa memahami fundamental konseptual sejak teori penerbangan sampai praktik mengemudikan pesawat terbang.

Jadi Pilot Tidak Perlu Jago Matematika

Tetapi, hal itu tidak sangat diperlukan ketika kamu telah berlatih teknisnya. Karena toh kamu tidak akan menghitung sendiri fuel saat mengemudikan pesawat terbang. Kamu tinggal menggunakan perangkat canggih abad 20 bernama komputer.

Jadi inteligensia tidak diperhitungkan di sini? Bukan begitu. Kami ingin siapapun yang memiliki cita-cita sebagai pilot agar tidak terbebani dengan berbagai stigma dan mitos terkait sulitnya seleksi masuk sekolah pilot, tes kesehatan penerbangnya dan lain-lain. Kami ingin mengatakan bahwa itu semua bisa dipelajari. Jadi, kalau berusaha dan berjuang keras, tidak ada yang tidak mungkin bukan?

Oke, selanjutnya bisa kamu tebak. Sekolah pilot di luar negeri tidak membebani calon siswanya harus melalui tes akademik. Kemauan dan usaha siswa sekolah pilot untuk memahami instruktur penerbangnya dan dapat melewati ujian-ujian lisensi menjadi kunci utama seseorang bisa menjadi pilot.

Biaya Untuk Masuk Sekolah Pilot

biaya sekolah untuk menjadi pilot cukup mahal
Sumber gambar: unsplash.com

Nah, di bagian inilah biasanya banyak orang mengeluhkan besarnya biaya sekolah untuk menempuh pendidikan pilot. Ya, kami tidak akan menyanggah ini. Memang benar biaya sekolah adalah salah satu kunci utama untuk bisa menyelesaikan pendidikan pilot.

Tapi, untuk membuat biaya pendidikan menjadi lebih ringan, biasanya setiap sekolah pilot memiliki skema pembayaran yang didesain untuk meringankan pembayaran. Bisa dicicil dalam kurun waktu tertentu (sesuai skema yang disediakan pihak sekolah).

Berapa kisaran biayanya? Baca di sini ya!

Fliteline Aviation Indonesia misalnya, siswa yang sekolah di tempat kami bisa mencicil biaya pendidikan selama masih pelatihan (sekolah). Untuk mengambil sekolah dengan lisensi PPL, CPL, dan IR 160 jam terbang, biaya sekolah yang diperlukan adalah $50.000.

Frequently asked question, biaya sekolahnya mahal banget? Memang biaya sekolah merupakan ujian paling berat sekaligus syarat menjadi pilot paling utama. Lantas, apa tidak ada beasiswa yang diberikan pemerintah daerah? Ada, tentu saja. Tapi masuknya tidak di sembarang sekolah pilot.

Kamu tidak bisa memilih sekolah pilotmu sendiri kalau mau mendaftar beasiswa. Karena hal itu pasti menjadi kebijakan pemberi beasiswa.

Dan perjuangan kamu bakal 100 kali lebih berat dibandingkan membayar sendiri. Jelas saja, karena kamu harus bersaing dengan sekian ratus ribu orang untuk kursi yang sedikit. Sehingga, persyaratan paripurna harus kamu siapkan. Mulai fisik, kesehatan hingga inteligensia. Karena biasanya itulah yang menjadi kriteria utama.

Sehingga, semua orang berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik.

Lantas, kalau jalur beasiswa apakah masih bisa mendapat toleransi fisik dan kesehatan seperti mata minus dan lain lain? Karena jalur beasiswa sistemnya bersaing, tentu akan disaring terbaik dari yang terbaik. Jadi, tidak bisa. Kecuali pesaing-pesaingmu tidak lebih baik daripada kamu.

Penutup

Baiklah, kita telah membedah dan mengulas tuntas syarat-syarat untuk menjadi pilot. Mulai syarat dasar untuk menjadi pilot hingga syarat untuk masuk sekolah pilot. Kalau kamu merasa ada syarat tertentu yang kamu tahu tapi belum ada di ulasan ini, tuliskan di kolom komentar ya kami akan menjawabnya! Akan kami ulas di tulisan lainnya.

alumni fliteline aviation indonesia
alumni fliteline aviation indonesia di air asia

Oke, sampai jumpa di tulisan berikutnya, dan semangat menggapai cita-cita ya di Fliteline Aviation Indonesia!

Leave a Comment

fliteline aviation indonesia
HUBUNGI KAMI
  • Lokasi

KANTOR : Jl. Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Indonesia

BASE : Fliteline Hangar, Plaridel Airport, Bulacan, Philipines

  • Kontak

Whatsapp : 0895 6187 41283

  • Email
Pembayaran
LISENSI
asuransi
asuransi
Copyright 2020 All rights Reserved. Developed By Sekolah Pilot Filipina
×